Powered by Blogger.

Deru Jamu Ratusan Pasukan Kuning

Thursday, 29 July 2010

Sebanyak 250 orang lebih petugas kebersihan (Pasukan kuning) yang ada di Kota Martapura Kabupaten OKU Timur. Dijamu makan siang oleh Bupati OKU Timur H Herman Deru, bertempat di salah satu rumah makan di kawasan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera Desa Kota Baru Martapura, Kamis (29/7).

Makan siang yang melibatkan ratusan petugas kebersihan ini merupakan bentuk syukur orang nomor satu di bumi Sebiduk Sehaluan tersebut atas diterimanya Piala Adipura ke-2 tahun 2008/2009 dari Presiden RI bulan Juni 2010 yang lalu.

“Terus terang saya sangat bahagia hari ini. Bisa berkumpul dan makan siang bersama dengan para pejuang kebersihan di OKU Timur ini,” ucap Herman Deru mengawali sambutannya.

Lebih lanjut Herman Deru menegaskan, Kabupaten OKU Timur baru berusia enam tahun tetapi prestasinya sangat membanggakan. Dua kali berturut-turut mendapatkan piala adipura.

“Prestasi ini tidak lain atas jasa dan kerjasama kita yang baik selamaini didalam menjaga kebersihan lingkungan disekitar kita masing-masing,” terangnya.

Dia berharap agar pasukan kuning tetap bisa kometmen didalam menjaga
kebersihan Kota Martapura. Karena itu dia juga berjanji akan merealisasikan peningkatan kesejahteraan para pasukan kuning.

“Kenaikan insentif akan kita lakukan, namun realisasikan baru akan dimulai tahun anggaran 2011 mendatang karena harus melalui persetujuan DPRD. Namun yakinlah jerih paya bapak/ibu sekalin akan menjadi perhatian pemerintah daerah,” tambahnya, yang disambut tepuk riuh para hadirin yang hadir.

Ketika melakukan santap siang dengan ratusan pasukan kuning tersebut, suami Hj Febrita Lustia ini tidak sungkan-sungkan membaur satu meja dengan para pasukan kuning yang sebelumnya sudah duduk menghadap meja makan yang menunya telah disiapkan panitia.

“Untuk lebih mendekatkan diri, saya makan satu meja dengan kalian. Di sini kita sama tidak ada perbedaan,” selorohnya sambil mengambil posisi duduk diantara pasukan kuning yang sudah lama menunggu kehadirannya.

Kepala Dinas Kebersihan Keindahan dan Pasar Ir Darma Siswady BAE SE, MSi disela-sela acara makan siang ini mengungkapkan makan bersama pasukan kuning dengan bupati tersebut merupakan bentuk ucapan terimah kasih bupati atas jasa para petugas kebersihan. http://okutimurnews.blogspot.com/

Read Post | komentar

Batubara OKU Timur

Kekayaan alam berupa batubara di Kabupaten OKU Timur dengan jumlah mencapai 210 juta ton dalam waktu dekat akan segera diekplorasi.
Penegasan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi OKU Timur Drs H Idhamto melalui Kasi Gelologi, Hardo Pramono ST, Kamis
(29/7) di Martapura.
Menurutnya kandungan batubara tersebut terdapat di Desa Negeri Pakuan Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
“Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan kandungan batubara OKU Timur yang telah terukur mencapai 210 juta ton,” jelasnya.
Dia menyebutan batubara yang ada tersebut merupakan batubara menengah yang sangat cocok untuk digunakan sebagai tenaga pembangkit listrik.
“Sejauh ini sudah ada investor yang berminat untuk melakukan eksplorasi batubara yaitu PT Handson Energi dari Jakarta,” tambahnya.
Melihat keseriusan dari investor itu pihak Pemerintah OKU Timur langsung merespon dengan pemberian Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUPOP) diatas lahan seluar 4.000 hektar IUPOP. “Dari total 4.000 hektare itu sejauh ini baru 38 hektare yang telah dibebaskan dan kini telah memasuki tahap penambangan,” ujar Hardo.
Menyinggung potensi minyak dan gas bumi yang terdapat di Batumarta Unit VII kecamatan Madang Suku III. Dia mengaku masih dalam tahap survei seismik. http://okutimurnews.blogspot.com/
Read Post | komentar

2011 Ekspor Beras Perdana

Tuesday, 27 July 2010

Ditargetkan paling lambat tahun 2011 mendatang rencana ekspor beras Kabupaten OKU Timur ke pasaran negara-negara Asean mulai dilakukan, menyusul respon positif dari

pemerintah Brunei Darussalam dan Filipina, setelah Bupati OKUT H Herman Deru SH MM yang juga Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan Indonesia mengadakan lawatan ke kedua negara itu, 22-24 Juli pekan lalu.

“Eksennya paling lambat tahun 2011 kita sudah lakukan ekspor beras, terutama ke Brunei dan Filipina,” ucap H Herman Deru, Selasa (27/7).

Disebutkan, pihaknya perlu melakukan sejumlah persiapan sebelum ekspor beras dilakukan, di antaranya mengurus perizinan. Peningkatan mutu beras sesuai standar Brunei dan Filipina.

“Kita segera kumpulkan semua pengusaha penggilingan padi di daerah ini, tujuannya agar beras yang dihasilkan nantinya memenuhi standar ekspor,” jelas Herman Deru.

Dari hasil lawatannya ke dua negara itu, diketahui Brunei sejak lama sudah mengetahui jika OKU Timur lumbung beras nasional. Karena itulah Brunei berminat mengimpor beras dari OKU Timur.

“Brunei menyanggupi permintaan 31.000 ton per tahun, khususnya beras ber bau wangi original. Bukan wangi buatan atau hasil pemolesan,” urainya.

Selain berminat impor beras, menurut Herman Deru, Brunei juga siap mengimpor hasil palawija seperti jagung dan kacang-kacangan. “Mereka yang tidak berminat hanya daging ayam dan telur saja. Selain itu semua komoditi mereka berminat,” paparanya.

Menyinggung respon Filipina, Herman Deru menyebutkan, negara ini juga berminat mengimpor beras dari OKU Timur dengan jumlah tidak terbatas untuk pemenuhan pangan bagi kalangan tertentu khususnya beras organik.

“Filipina lebih berminat mengimpor dari OKU Timur beras organik, yang nantinya akan dijual di kalangan terbatas,” jelasnya.

Besarnya minat Filipina dengan beras organik hasil petani OKU Timur ini, sehingga perlu dilakukan perluasan lahan tanaman padi organik dari 20.000 hektare sekarang ini menjadi beberapa ribu hektare dalam dua tahun mendatang.

“Kita optimis nantinya semua permintaan dua negara itu akan terpenuhi. Sehingga berdampak bagus dengan harga beras petani OKU Timur. Karena mereka mau beli beras kita seharga Rp 12 ribu per kilogram non organik,” tandasnya. http://okutimurnews.blogspot.com/
Read Post | komentar

Jatah Raskin 5.580 Ton

Thursday, 22 July 2010

Realisasi penyaluran beras untuk keluarga miskin (Raskin) di Kabupaten OKU Timur hingga akhir Juni 2010 mencapai 58 persen atau 3.000 ton lebih, dari total 5.580 ton raskin yang dijatah bagi masyarakat OKU Timur Tahun 2010.

Plh Kabag Kesra Pemkab OKU Timur, Sonpiani SE, Kamis (22/7) menyebutkan, dari 5.580 ton raskin alokasi tahun 2010 itu akan dialokasikan kepada 35.630 rumah tangga miskin (RTM) di 20 kecamatan.

“Tahun ini jatah raskin hanya sampai Oktober saja, karena alokasinya dari pemerintah pusat memang terbatas,” kata Sonpiani seraya menambahkan, sejauh ini tidak ada kendala dalam penyaluran raskin

dari tingkat gudang milik Bulog hingga sampai ke tangan masyarakat, karena koordinasi yang tepat telah dilakukan dari masing-masing tingkatan.

Sementara harga raskin tetap Rp 1.600/Kg di titik distribusi atau di kantor camat hingga sampai di tangan warga. “Jika lebih dari harga itu karena ada tambahan biaya distribusi. Asal saja tidak

memberatkan warga dan telah disepakati dalam musyawarah desa (mudes), hal itu tidak masalah,” tandasnya.
Read Post | komentar

Arah Kiblat Diukur Ulang

Kantor Kementerian Agama (Kakemeneg) Kabupaten OKU Timur dalam waktu dekat akan melakukan pengukuran ulang arah kiblat sejumlah masjid, mushala dan langgar yang ada di derah itu.

Kepala Depag OKU Timur, H Harun Usman, SAg melalui Kasubag TU, H Ali Fajri kepada wartawan, Kamis (22/7) menegaskan, sejak Juni lalu pihaknya sudah melakukan pelatihan bagi 10 KUA yang ada di daerah ini dalam hal pengukuran arah kiblat yang benar.

“Masing-masing KUA mengirim satu orang petugas untuk mendapatkan pelatihan. Yang selanjutnya akan melayani pengukuran arah kiblat bagi masjid,mushola dan langgar yang ada didaerahnya masing-masing,” jelasnya.

Menurut Ali Fajri, warga dapat meminta bantuan petugas yang telah ditujuk di tingkat KUA untuk melakukan pengukuran ulang arah kiblat benar. Sebab sejauh ini tidak menutup kemungkinan ada rumah ibadah yang arah kiblatnya tidak tepat seperti yang telah ditentukan mengarah ke Kabah di Mekkah.

“Kita persilahkan warga yang belum merasa yakin arah kiblatnya benar atau tidak untuk bertanya langsung dengan ahlinya yang telah kita tunjuk,” tambahnya.

Sementara itu dalam pengukuran arah kiblat ini ada sejumlah kendala teknis yang terjadi di lapangan. Seperti yang diungkapkan H Syarif menurutnya pengukuran arah kiblat harus mengacu seperti yang telah diputuskan MUI. Selain itu didalam pengukurannya juga harus melibatkan lembaga dan ormas Islam yang diyakini mengerti betul dengan masalah arah kiblat ini.

“Jangan sampai nanti terjadi kekeliruan lagi di lapangan. Karenanya kita mengimbau di dalam pengukuran disaksikan juga oleh ormas Islam dan tokoh agama disamping tim yang memang telah menguasai masalah pengukuran itu sendiri,” pungkasnya.
Read Post | komentar

Jelang Ramadhan Stok Daging Aman

Monday, 19 July 2010

Menjelang bulan suci Ramadhan dan hari raya idul fitri 1431 hijriah mendatang, stok daging mencukupi bahkan mampu memenuhi permintaan dari luar daerah.

“Pupulasi ternak sapi OKU Timur pada pertengahan tahun 2010 ini mencpai 54 ribu ekor lebih. Itu artinya stok daging kita cukup besar,” ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur, Drs Alief Yulianto MM, Senin (19/7).

Lebih lanjut dia menegaskan,mengantisipasi terjadinya lonjakan permintaan dan kebutuhan daging selama bulan Ramadhan pihaknya sudah melakukan beberapa langkah.

“Jika pada hari-hari biasa hanya 20 hingga 25 ekor sapi saja yang dipotong, namun untuk memenuhi kebutuhan khususnya menjelang lebaran, bias meningkat hingga mencapai ratusan ekor,” tambahnya.

Dijelaskannya, saat ini untuk harga daging di OKU Timur masih normal, belum ada kenaikan masih berkisar Rp 60 ribu per kilogram. Menurut Alief, biasanya kenaikan harga daging ini terjadi pada H-2 sebelum lebaran.
Read Post | komentar

Jurus Ampuh Atasi Perut Buncit

Sunday, 18 July 2010

Salah satu keluhan yang sering dialami pria selain obesitas berlebih adalah perut yang membuncit. Tak hanya bisa dialami pria gemuk, keluhan ini juga dapat terjadi pada pria berpostur kurus, terutama yang memiliki hobi makan serta ngemil. Biasanya kasus semacam ini terjadi saat pria memasuki usia produktif dengan intensitas pekerjaan yang menyita waktu.

"Umumnya, perut buncit itu terjadi karena pola makan tidak teratur. Inilah yang sering dialami pria pekerja yang hobi makan, terutama saat stres, namun tidak diimbangi dengan olahraga teratur", kata Susana, STP, MSc, PD.Eng, Head of Nutrifood Research Center Division yang ditemui VIVAnews baru-baru ini di Jakarta.

Susana juga mengungkapkan kalau kebiasaan pria Indonesia yang mengonsumsi karbohidrat, seperti nasi terlalu berlebihan saat makan merupakan salah satu pemicu timbulnya perut buncit. "Takaran nasi yang sangat banyak dengan lauk sedikit akhirnya akan memicu perut buncit karena asupan karbohidrat yang di luar kapasitas. Nantinya ini akan jadi lemak karbohidrat", ujar Susana lagi.

Selain harus menghindari konsumsi karbohidrat berlebih, pria dengan masalah perut buncit juga disarankan untuk menghindari makanan digoreng. "Saya kira memilih makanan dipanggang, dibakar dan dikukus lebih baik daripada makanan yang melalui proses penggorengan. Karena, dalam minyak terkandung banyak lemak yang akan menumpuk dalam tubuh", kata Susana.

Susana menambahkan, untuk menghindari penyakit kanker dari makanan dibakar, sebaiknya sebelum diproses pembakaran, setidaknya daging atau makanan lain direbus terlebih dulu. Sebab, daging yang akan dibakar jadi lebih cepat matang dan tidak terlalu gosong.

Ketika disinggung soal hobi ngemil yang kerap dilakukan pria perkotaan saat sedang stres, menurut Susana, itu hal yang wajar dan tidak dilarang. "Asal ngemilnya harus sehat dan tidak asal ngemil. Ngemil sehat antara lain, mengemil sereal atau potongan buah", ujarnya.

Dengan tips yang diberikannya, Susana juga mengungkapkan kalau porsi makan sehat juga harus diimbangi dengan pola olahraga teratur. "Setidaknya bila pola makan sudah dijaga, olahraga seperti kardio atau lari harus rutin juga dilakukan 30 menit sehari minimal agar perut buncit bisa kembali rata", kata Susana lagi.

Read Post | komentar (1)

Tebar 250 Ribu Ikan

Friday, 16 July 2010

Guna menjaga kelestarian ikan di aliran Sungai Komering, Pemkab OKU Timur melalui Dinas Peteranakan dan Perikanan (Disnakkan) akan menebar 250.000 bibit ikan.

“Kegiatan ini bersamaan dengan peringatan Hari Kelautan Nasional yang jatuh pada Desember 2010 mendatang,” kata Kepala Disnakkan OKU Timur, Drs Alief Yulianto, Jumat (16/7).

Menurutnya, bibit ikan yang akan ditebar ini terdiri dari 200 ribu bibit ikan patin dan 50 ribu bibit ikan nila. “Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselestarian ikan di Sungai Komering,” jelas Alief seraya menyebutkan, kebiasaan warga mencari ikan di Sungai Komering, tidak disertai langkah pelestarian.

Sehingga timbul kekuatiran jika kebiasaan tersebut terus berlanjut bukan tidak mungkin populasi ikan sungai OKU Timur akan musnah.

“Kondisi itu diperparah adanya gejala kerusakan lingkungan dengan tercemarnya air sungai tempat ikan berkembang biak,” katanya.
Read Post | komentar

Akses Baru Jalan Trans

Thursday, 15 July 2010

Sepanjang 40 kilometer (KM) ruas jalan eks lokasi transmigrasi Batumarta Kecamatan Madang Suku III Kabupaten OKU Timur, statusnya akan diusulkan menjadi jalan provinsi, menyusul telah difungsikan jembatan Komering V Desa Kota Negara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten OKU Timur, Ir Agus Sunaryo ketika dibincangi di Martapura, Kamis (15/7) menyebutkan, kini kondisi ruas jalan sepanjang 40 KM di kawasan Batumarta itu dalam kondisi rusak dan mendesak dilakukan perbaikan.

“Ruas jalan eks transmigrasi itu akan kita perbaiki. Selanjutnya kita usulkan untuk menjadi jalan provinsi,” kata Agus seraya menambahkan, kebereradaan jalan eks transmigrasi itu sebagian statusnya ada yang sudah menjadi jalan kabupaten, namun sebagian lagi merupakan jalan desa.

Ditambahkan, penanganan jalan eks transmigrasi itu akan dilakukan bertahap mulai tahun 2010 ini, sehingga tahun 2011 diharapkan sudah dalam kondisi baik.

Dari 40 KM ruas jalan ini melintasi Jembatan Komering V Desa Kota Negara Kecamatan Madang Suku II, Desa Surabaya, Batumarta 9, Desa Nikan, Batumarta 6, Batumarta 11.

“Ruas jalan ini tembus ke jembatan Lubuk Batang Kabupaten OKU yang kini masih dalam tahap pembangunan. Nanti jika jembatan Lubukbatang (OKU) itu sudah rampung, akses transportasi kawasan sekitar akan lebih hidup,” tandasnya
Read Post | komentar

93 Kades Ngantor di Rumah

Sebanyak 93 desa dari 293 desa yang ada di Kabupaten OKU Timur, belum memiliki kantor desa. Sedangkan 198 desa lagi, para kepala desa (Kades) sudah memiliki Kantor Kades secara permanen.

“Jadi, sampai saat ini ada 93 kepala desa di OKU Timur ini yang berkantor alias ngantor di rumah,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten OKU Timur, Ir Herwan MM, Rabu (14/7).

Bagi desa yang belum memiliki kantor kades, akan diusulkan melalui Direktur Jenderal (Dirjen) PMD Pusat untuk membantu dana pembangunan kantor desa.

Menurut Herwan, program Dirjen PMD Pusat tersebut akan dimulai Tahun 2011 mendatang dengan alokasi 20 desa dulu di OKU Timur.

“Pengajuan dalam bentuk proposal desa itu harus dilengkapi persyaratan, di antaranya melampirkan copy sertifikat tanah dengan luas 300 meter yang diperuntukan sebagai lokasi kantor desa,” urainya.

Herwan menyebutkan, dari 198 kantor desa yang telah ada di OKU Timur itu, sebanyak 117 unit dalam kondisi baik. Sedangkan 81 unit mulai rusak.

“Bagi desa yang belum memiliki kantor desa, segala urusan dilakukan sementara di rumah kepala desa dan sekdes,” pungkasnya.
Read Post | komentar

Dukung Langit Biru, Jalan Merdeka Bebas Asap Kendaraan

Wednesday, 14 July 2010

Pemkab OKU Timur dalam waktu dekat akan membebaskan ruas Jalan Merdeka Martapura sebagai kawasan bebas asap kendaraan.

Wacana ini dilakukan dalam rangka menunjang program langit biru.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bapedalda OKUT, Nursiwan Amin, SH di Martapura, Rabu (14/7).

“Setiap hari minggu pukul 06.00 hingga pukul 09.00, ruas Jalan Merdeka di Martapura dilarang dilintasi kendaraan bermotor. Yang dibolehkan hannya bagi pengendara sepeda saja,” jelasnya.

Read Post | komentar

Beras Dipasaran Naik Rata-rata 5 Persen

Kepala Perum Bulog Subdivre III OKU, Chairil Anwar di Martapura, Rabu (14/7), mengakui telah terjadi kenaikan harga beras dipasaran rata-rata 5 persen dari harga sebelumnya.

“Adanya kenaikan harga beras dipasaran karena sekarang ini belum memasuki masa panen raya,” ujarnya yang ditemui Sripoku.com.

Chairil menyebutkan, pihak Bulog siap saja jika diminta Pemkab (OKU, OKU Timur dan OKU Selatan) jika harus dilakukan operasi pasar.

“Kita sudah siapkan stok sebanyak 23.000 ton. Stok ini mencukupi kebutuhan 16 bulan kedepan,” katanya.

Read Post | komentar

Kelangkaan BBM Masih Terjadi di OKU Timur

Tuesday, 13 July 2010

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah masih saja terjadi. Tak terkecuali di Kabupaten OKU Timur. Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Martapura dan Belitang hampir setiap hari selalu saja terlihat antrian kedaraan baik roda empat maupun roda dua yang hendak mengisi bahan bakar.

Seperti yang terjadi, Selasa (13/7) pagi misalnya, hampir disemua SPBU yang ada di Kota Martapura tidak terlihat adaya akitifitas. Kalaupun ada hannya satu atau dua kendaraan saja yang masuk keareal SPBU dengan tujuan hendak mengisi bahan bakar. Namun setelah melihat papan yang bertuliskan ” Habis” para pengemudi yang sudah terlanjur masuk SPBU tersebut terpaksa berbalik arah.

“Sengaja aku ke SPBU ini pagi-pagi sekali agar tidak antri. Namun kenyataannya bensin kosong. Terpaksa ngisi minyak di eceran,” katanya Ramon salah satu pengendara roda dua.

Kerapnya SPBU kekurangan stok BBM baik jenis solar maupun premium itu dibenarkan salah satu oprator di SPBU Sungai Tuha Martapura. Menurutnya semenjak pasokan dikurangai depot pengisian BBM PT Pertamina yang berkedudukan di Desa Banuayu Baturaja (OKU) beberapa waktu lalu. Hampir setiap hari SPBU tempatnya berja itu selalu saja kehabisan stok terutama diwaktu pagi hari.

“Kiriman dari depot Banuayu biasaya baru masuk jam 10.00 pagi. Jadi kalau mau ngisi agak siangan dikit,” kata sumber ini.

Dampak dari sering kosongnya BBM di tingkat SPBU ini dimanfaatkan warga untuk membuka kios minyak eceran dengan harga berksar antara Rp 5.500 hingga Rp 6.000 per liter.

Read Post | komentar

Pencaker Capai 2.541 Orang

Friday, 2 July 2010

Angka pencari kerja (pencaker) di Kabupaten OKU Timur sekarang ini tercatat 2.541 orang. Para pencaker

tersebut bukan pengangguran murni, melainkan mereka yang tercatat di Dinas Tenaga Kerja setempat. Mereka membuat kartu pencari kerja dengan alasan untuk alih profesi atau mencari pekerjaan lain.

Pencari kerja di OKU Timur tidak lebih dari satu persen jika dibanding dengan jumlah usia produktif yang sebanyak 30.300 ribu,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) OKUT, HM Yamin, Jumat (2/7).

Menurut Yamin, kecilnya tingkat penggangguran dikarenakan di OKU Timur cukup tersedia lapangan kerja, khusus bidang pertanian dan

bidang-bidang lainnya. Dengan demikian mampu menekan angka pengangguran.

Di kabupaten ini tidak ada pengguran murni karena seluruh masyarakat di OKU Timur memiliki perkerjaan, baik sebagai petani maupun profesi lainnya,” jelas Yamin.
Dikatakan, setiap tahun pasti ada masyarakat yang mengurus kartu

kuning sebagai syarat untuk berkerja. Namun dirinya tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah peningkatannya.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar saat akan melamar kerja terlebih dahulu membuat kartu kuning di
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Read Post | komentar (1)

Wereng dan Ulat Serang Padi Petani

Thursday, 1 July 2010

Petani padi yang bermukim di sejumlah desa dalam Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur kembali dipusingkan hama yang menyerang tanaman padi mereka.

Berdasarkan pengakuan sejumlah petani, hama yang menyerang tanaman padi berusaia antara satu bulan hingga 40 hari tersebut diantaranya hama ulat dan hama wereng coklat. Serangan hama ulat terjadi di Desa Tambak Boyo dan Rejo Sari petani. Sedangkan padi petani yang terserang hama wereng dialami petani di Desa Bangun Harjo Kecamatan Buay Madang.

“Hama ulat menyerang bagian batang dan daun. Padi yang terserang langsung mati karena daunnya habis,” ungkap Slamet warga Tambah Boyo, Kamis (1/7).

Hal yang senada juga diungkapkan petani lalinnya. Menurut penuturan Alfi warga yang sama Akibat serangan hama ulat ini padi sawahnya yang sebelumnya sudah mulai menghijau berubah drastis menguning. Bahkan ada diantaranya yang mati akibat bagian daunnya dimakan ulat –ulat ukuran kecil.

“Kita sudah berusaha mengatasinya dengan cara disemprot. Namun belum juga tampak hasilnya,” tandasnya.

Sementara itu petani lainnya di Desa Bangun Harjo mengaku padi yang berusia 40 hari sudah dua hari terakhir terlihat ada tanda-tanda terserang hama wereng coklat. Karena itu petani ditempat ini berharap ada gerakan pencegahan dan pembasmian dengan cara penyemprotan dilakukan dinas terkait.

“Petani sangat mengharapkan adanya penyemprotan secara masal agar hama menyerang tidak meluas lagi,” terang Jufri salah satu petani sekitar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) OKU Timur Ir Tubagus Sunarseno MSi melalu Kabid Tanaman Pangan, Sriyono SP ketika dikonfirmasi membenrkan adanya serangan hama yang menyerang tanaman petani tersebut.

“Dinas sudah mengirim surat pada UPTD agar segera melakukan pembasmian dengan cara penyemprotan,” tegasnya.

Ketika disinggung penyebab timbulnya hama menyerang tanaman padi petani ini. Sriyono menduga salah satunya faktor cuaca. Selain itu perlakuan pemeliharaan yang belum maksimal dilakukan petani.
Read Post | komentar (1)

23 Anggota Polres OKU Timur Dapat Penghargaan

Perayaan HUT Bhayangkara ke-64, Kamis (1/7) Jajaran Polres OKU Timur dilaksanakan dalam upacara dilapangan Mapolres OKU Timur.

Dalam amanatnya Kapolres OKU Timur AKBP John Mangundap membacakan sambutan tertulis Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menegaskan di usia Polri ke 64 Polri tatap bertekad meningkatkan pelayanan pada masyarakat disamping mempercepat proses hukum.

"Saya sebagai pimpinan Polri memohon maaf atas berbagai kekurangan dan kelemahan Polri, sehingga belum mampu memberi pengabdian yang terbaik kepada masyarakat," Ucap John Mangundap membacakan sambutan Kapolri.

Dalam pidato tertulisnya itu Kapolri juga berjanji akan memperbaiki kinerja jajarannya ke depan, dan meyakini dalam perjalanan restra II di akhir 2014, Polri akan berikan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam ucapacra HUT Bhayangkara yang dihadiri seluruh anggota Polres OKU Timur termasuk anggota yang bertugas di tingkat Polsek.

Seusai upacara dilakukan pemberian penghargaan bagi anggota 23 orang Polri yang dinilai memiliki dedikasi, disiplin dan loyalitas tinggi didalam melaksanakan tugas Polri.

Kepada wartawan John Mangundap menegaskan rangkaian HUT Bhayangkara ke 64 Tahun 2010 kali ini dimeriahkan dengan sejumlah agenda kegiatan di antaranya telah dilakukan kegiatan donor darah dan aksi sosial lainnya dalam rangka mendekatkan Polri pada Masyarakat. Di antaranya gerak jalan santai yang melibatkan masyarakat umum. Juga lomba poskamling, anjangsana dan ziarah ke makam pahlawan, tatap muka dengan purnawirawan dan warakauri, serta kegiatan bhakti pelayanan prima.
Read Post | komentar
 
© Copyright OKU Timur News 2011 - 2012 Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by OKU TIMUR NEWS | Published by Education Templates and 4all